Koordinasikan Regulasi Terkait PMK, Karantina Pertanian Kupang Kunjungi Pejabat Walikota Kupang

Berita - 25 Okt 2022 | 13:11:10 WITA

Diposting Oleh : Muhammad Taufik Kamil


Koordinasikan Regulasi Terkait PMK, Karantina Pertanian Kupang Kunjungi Pejabat Walikota Kupang
Konten ini diproduksi oleh Tim Humas Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang.

Kupang - Senin (24/10) Kepala Karantina Pertanian Kupang, Yulius Umbu Hunggar, bersilahturahmi ke Kantor Pemerintahan Kota Kupang. Didampingi Subkoordinator Karantina Hewan, Syahdu Pramono dan Subkoordinator Karantina Tumbuhan, Yulia Dwi Kristanti, kegiatan ini membahas regulasi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Kunjungan kali ini membahas Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur No. 02/Disnak/2022 tentang Pencegahan PMK di Provinsi NTT, dimana bupati maupun walikota diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap tanda klinis pada ternak sapi, kerbau, kambing, domba dan babi yang mengarah ke PMK," ungkap Syahdu Pramono, Subkoordinator Karantina Hewan Kupang. Pencegahan PMK masuk ke NTT dibutuhkan kerjasama satuan gugus tugas di setiap wilayah kerja dengan melibatkan pihak terkait yang bertugas secara rutin melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk darat, laut, dan udara di wilayah Provinsi NTT, tambahnya.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh. "Kami sangat mengapresiasi Karantina Pertanian Kupang dan seluruh instansi terkait yang telah berupaya maksimal, sehingga Provinsi NTT sampai saat ini masih bebas dari PMK. Kami juga sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan terkait pencegahan agar NTT tetap aman dari PMK," jelas beliau.

Kepala Karantina Pertanian Kupang, Yulius Umbu Hunggar menyatakan, "Sesuai dengan tupoksi Karantina Pertanian dalam mencegah masuk, keluar dan tersebarnya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), penting bagi kami untuk melakukan pencegahan masuknya PMK ke Wilayah NTT". Karantina Pertanian telah meningkatkan pengawasan di tempat pemasukan maupun pengeluaran, dibarengi dengan gencar mensosialiasikan serta mengedukasi bahaya PMK ke masyarakat, tambahnya.

#PatuhKarantina
#KarantinaPertanianKupang
#KarantinaPertanian
#NTT #Cegah #PMK